Wajah Sekolah,Wajah Kepala Sekolah PDF Print E-mail
Written by admin   
Friday, 05 February 2010

Wajah Sekolah,Wajah  Kepala Sekolah

Ada 2 pertanyaan inspiratif terkait dengan tema tulisan ini : 1) Jika Anda menjumpai ada sekolah yang tidak berkualitas, asumsi dasar Anda ; “gurunya yang tidak berkualitas atau kepala sekolahnya yang tidak berkualitas ?”.  2) Perilaku kepala sekolah  berpengaruh pada perilaku guru atau perilaku guru berpengaruh pada perilaku kepala sekolah ?

Terkait dengan pertanyaan pertama, pengalaman penulis mengobservasi sekolah-sekolah di Indonesia mulai Aceh sampai Ternate dari tingkat TK sampai SMA menunjukan bahwa wajah sekolah (baca : ciri kehidupan yang menonjol di sekolah) adalah wajah kepala sekolah (baca : kepemimpinan kepala sekolah). Jika sebuah sekolah dipimpin oleh kepala sekolah yang sangat serius memperhatikan administrasi maka dipastikan semua dokumen sekolah tersedia dengan rapi. Dan jika ada sekolah yang dipimpin oleh kepala sekolah yang visioner maka di sekolah itu banyak terobosan-terobosan baru dalam peningkatan kualitas sekolah.

Kepala sekolah ternyata memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan iklim kehidupan sekolah yang sangat erat hubungannya dengan peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa serta peningkatan produktifitas dan kepuasan guru. Ciri-ciri kehidupan sekolah yang mutunya baik dan mutunya kurang baik di  sekolah banyak berkaitan dengan mutu kepemimpinan kepala sekolah.

Namun selama ini di Indonesia terkesan kepala sekolah lebih dominan berperan sebagai administrator  yang terkait dengan administrasi birokrasi kegiatan sekolah yang sudah rutinitas. Sehingga mengabaikan peran-peran penting lain yang sengat besar pengaruhnya terhadap kualitas sekolah. Selain sebagai administrator sekolah sebenarnya kepala sekolah memiliki peran pokok di sekolah yakni sebagai edukator (pendidik), manajer (pengelola), leader (pemimpin), supervisor, innovator, motivator dan entrepreneur. Dalam tulisan ini kita akan membahas 3 peran saja sesuai dengan tema tulisan ini.

 Sebagai educator, kepala sekolah harus mampu menumbuhkan sekolah sebagai organisasi pembelajar dan menumbuhkan setiap orang yang ada di sekolah sebagai individu pembelajar. Bagi Guru harus belajar, belajar, dan belajar kemudian baru mengajar. Setiap orang yang ada di sekolah harus gemar membaca. Kepala sekolah menumbuhkan kegiatan gemar membaca bagi guru, karyawan, dan siswa. Kepala sekolah juga menyediakan forum sebagai media untuk curah gagasan dan mengembangkan keilmuan, seperti KKG internal sekolah, halaqoh guru, tilawah bersama dan briefing pagi 15 menit sebelum pelajaran jam pertama di mulai. Kepala sekolah melakukan kegiatan up grade kompetensi guru melalui pelatihan-pelatihan yang terencana dang focus pada pengembangan SDM sehingga SDM mampu mengimplementasikan kurikulum untuk mencapai tujuan pendidikan. Pelatihan bagi guru tidak ada dampak yang signifikan ika kepala sekolah tidak menumbuhan sekolah sebagai organisasi pembelajar.

 Sebagai manajer, kepala sekolah harus mengimplementasikan rencana pengembangan sekolah, menyusun rencana kerja tahunan dan anggarannya, membagi tugas dan tanggung jawab secara proposional dan professional, melakukan evaluasi, melakukan pengukuran, mengambil data, menganalisanya, melakukan monitoring program sekolah dan melakukan tindakan perbaikan secara terus menerus. Kepala sekolah dalam hal ini fokus pada hasil belajar siswa sesuai dengan visi sekolah dengan memberdayakan seluruh sumber daya sekolah.

 Sebagai leader, kepala sekolah yang menentukan arah sekolah dengan menetapkan visi, misi, value dan perencanaan strategic. Tugas kepala sekolah adalah menciptakan ide inspirasi untuk semua guru dan karyawan, merealisasikannya dengan komitmen dan konsisten. Misalnya kepala sekolah memiliki ide menjadikan sekolah yang dipimpinannya sebagai sekolah kelas dunia (education world class). Dia dikatakan pemimpin yang tangguh jika mampu mengarahkan setiap orang untuk merelaisasikan ide-ide baru, membreak down ide itu menjadi action plan atau rencana kerja, mampu memotivasi setiap orang untuk mau melaksanakannya dengan senang hati, menemukan jalan keluar atas permaslahan dan hambatan yang dihadapi dengan penuh antusias. Dia mampu menjadi tauladan untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik tersebut dengan penuh keikhlasan.

 Hal tersebut di atas terkait dengan pertanyaan ke 2, “Perilaku kepala sekolah  berpengaruh pada perilaku guru atau perilaku guru berpengaruh pada perilaku kepala sekolah ?. Perilaku sekolah harus mampu mempengaruhi perilaku guru, karyawan, siswa, dan orang tua siswa. Kepala sekolah bisa memulai dengan membangun kebiasaan baik (habit) terkait dengan hubungan dengan Allah SWT. Kepala sekolah menetapkan setiap orang harus sholat tahajjud sepekan minimal 2 kali, tilawah Al Qur’an setiap hari dan men”dawam”kan wudlu. Setelah itu setiap briefing pagi kepala sekolah memutaba’ah secara bertahap. Tahap berikutnya membangun budaya sekolah. Hal yang pertama adalah membangun kedisiplinan. Kepala sekolah adalah orang yang pertama kali hadir di sekolah, menyambut para guru, karyawan dan siswa dengan 5 S (Senyum, Salam, Sapa, Santun, dan Sayang). Setiap hari kepala sekolah memastikan sekolah bersih dan nyaman untuk tempat belajar. Kepala membangun iklim sekolah melalui hubungan kolegial yang harmonis dengan akhlak-akhlak islami. Ibarat orang tua bagi anaknya  yang senantiasa mengayomi dan memenuhi kebutuhan atau menyelesaikan masalah setiap orang di sekolah dengan bijak.   

 Sebagai orang tua murid harus sangat jeli memperhatikan perkembangan perilaku anaknnya yang dibentuk oleh sekolah. Bila menemui perilaku yang menyimpang secara konsisten, pastikan bahwa yang anda ajak komunikasi adalah kepala sekolah. Bila hal itu yang Anda lakukan untuk setiap kepala sekolah anak Anda, maka akan hadir wajah baru sekolah. Kepala sekolahlah yang akan merubah wajah guru yang berimbas pada wajah anak kita yang sekolah di sekolah itu. Bagi para kepala sekolah selamatkan wajah anak bangsa ini dari keterbelakanngan budaya dengan merias wajah anda menggunakan tip sederhana ini. Semoga Allah memberikan kekuatan kepada Anda untuk memberikan yang terbaik. Selamat berjuang untuk perubahan pahlawanku yang penuh dengan jasa.

 

Shobikhul Qisom, M.Pd

Kualita Pendidikan Indonesia (KPI) Surabaya

Last Updated ( Friday, 05 February 2010 )
 
Next >